RADAR69.ID – Jakarta, Kasus pelaku curanmor ditembak kembali terjadi di Lampung. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor berinisial JH (24) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas Tekab 308 Presisi Polresta Bandar Lampung di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (24/12/2025) malam.
Peristiwa pelaku curanmor ditembak ini terjadi saat polisi melakukan upaya penangkapan terhadap komplotan curanmor yang dikenal sadistis dan kerap membawa senjata api rakitan saat beraksi.
Kronologi Pelaku Curanmor Ditembak Saat Penangkapan
Pengungkapan kasus pelaku curanmor ditembak bermula ketika petugas mencium keberadaan dua pelaku di lokasi persembunyian. Saat hendak diamankan, JH justru melakukan perlawanan bersenjata dan memicu baku tembak dengan petugas kepolisian.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay menjelaskan bahwa tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan karena pelaku membahayakan keselamatan petugas.
“Pelaku JH ini merupakan target penangkapan kami. Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat empat laporan polisi yang berkaitan langsung dengan kelompok ini,” ujar Kombes Alfret.
Dalam baku tembak tersebut, JH tertembak di bagian punggung dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu pelaku lainnya berinisial SA (23) berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Polisi Ungkap Modus Sadistis Komplotan
Kapolresta Bandar Lampung menegaskan, komplotan ini dikenal sangat berbahaya karena tidak segan melukai korban maupun warga yang mencoba menghalangi aksi mereka.
“Setiap aksinya tepergok, mereka selalu melepaskan tembakan ke arah warga atau korban. Ini menunjukkan betapa berbahayanya kelompok ini bagi keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Alfret.
Dari hasil analisis rekaman CCTV dan penyelidikan lapangan, para pelaku selalu membekali diri dengan senjata api rakitan dan senjata tajam saat beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor.
Barang Bukti Diamankan Usai Pelaku Curanmor Ditembak
Usai insiden pelaku curanmor ditembak, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut antara lain satu pucuk senjata api rakitan serta satu unit sepeda motor hasil kejahatan.
Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polresta Bandar Lampung untuk kepentingan penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.
Pengejaran DPO
Meski salah satu pelaku telah tewas, kepolisian memastikan penegakan hukum tetap berlanjut. Tim Tekab 308 Presisi kini masih memburu satu pelaku lain yang melarikan diri saat baku tembak terjadi.
“Identitas pelaku lainnya sudah kami kantongi. Saat ini tim masih berada di lapangan melakukan pengejaran intensif. Kami mengimbau yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri,” ujar Kombes Alfret.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang membahayakan keselamatan masyarakat.