RADAR69.ID – Jakarta, Kereta tabrak gajah kembali terjadi di India setelah sebuah kereta penumpang berkecepatan tinggi menabrak kawanan gajah Asia liar di negara bagian Assam, wilayah timur laut India. Insiden tragis ini menewaskan tujuh gajah di tempat dan menyebabkan satu anak gajah mengalami luka-luka, sementara seluruh penumpang kereta dilaporkan selamat.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu pagi saat Kereta Rajdhani Express tengah melaju dari Sairang, Mizoram, menuju ibu kota India, New Delhi. Lokasi tabrakan berada di kawasan berhutan sekitar 125 kilometer tenggara Guwahati.
Baca Juga: Tragedi Tol Semarang! Kecelakaan Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang
Kereta Tabrak Gajah Saat Kawanan Menyeberangi Rel
Juru bicara Indian Railways, Kapinjal Kishore Sharma, menjelaskan bahwa masinis telah melihat kawanan besar gajah berada di lintasan rel sebelum tabrakan terjadi.
“Pengemudi melihat sekitar 100 gajah di rel dan langsung menggunakan rem darurat, tetapi kereta tetap menabrak beberapa di antaranya,” kata Sharma.
Meski upaya pengereman darurat dilakukan, jarak dan kecepatan kereta membuat benturan tak terhindarkan. Akibat tabrakan tersebut, lokomotif dan lima gerbong kereta dilaporkan tergelincir.
Gerbong Anjlok, Penumpang Selamat

Dampak insiden ini menyebabkan gangguan besar pada perjalanan. Namun, pihak perkeretaapian memastikan tidak ada korban jiwa dari kalangan penumpang maupun awak kereta.
“Kami memisahkan gerbong yang tidak tergelincir dan kereta melanjutkan perjalanan ke New Delhi. Sekitar 200 penumpang dari lima gerbong yang tergelincir telah dievakuasi dan dipindahkan ke Guwahati menggunakan kereta lain,” ujar Sharma.
Petugas dan tim darurat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pengamanan jalur, serta pemulihan layanan kereta api.
Kereta Tabrak Gajah di Wilayah Bukan Koridor Resmi
Pihak berwenang menyebutkan bahwa lokasi kereta tabrak gajah tersebut bukan termasuk koridor gajah yang telah ditetapkan secara resmi. Meski demikian, jalur kereta api di Assam memang dikenal kerap dilintasi kawanan gajah liar yang berpindah antar kawasan hutan.
Dokter hewan setempat telah melakukan pemeriksaan dan otopsi terhadap bangkai gajah yang tewas. Seluruh bangkai kemudian dimakamkan pada hari yang sama untuk mencegah risiko kesehatan dan gangguan lingkungan.
Sorotan Konflik Satwa dan Transportasi
Assam merupakan rumah bagi sekitar 7.000 gajah Asia liar. Jumlah ini menjadikannya salah satu populasi terbesar di India. Insiden kereta menabrak gajah bukan kejadian tunggal. Sejak 2020, belasan gajah dilaporkan tewas akibat tertabrak kereta api berkecepatan tinggi di wilayah tersebut.
Pada periode tertentu setiap tahun, kawanan gajah kerap memasuki permukiman manusia. Situasi ini sering terjadi saat musim panen. Kondisi tersebut meningkatkan risiko konflik antara satwa liar dan aktivitas transportasi.
Pemerintah India menyatakan akan terus mengevaluasi pengamanan jalur kereta di wilayah rawan lintasan satwa. Langkah yang dikaji mencakup pembatasan kecepatan kereta. Sistem peringatan dini juga akan diperkuat untuk mencegah tragedi serupa terulang.
